Bohong…

aku lupa bahasa persisnya seperti apa, tapi pernah ada seseorang yg bilang kalau intinya “tidak menceritakan semuanya” itu juga termasuk dari kebohongan.

dan dibohongi oleh seseorang yg selama ini kita anggap adalah orang dekat, orang yg share everything with, orang yg terpercaya, orang yg kita anggap jujur, itu jauh jauuuhh jauuuuhhhhhh lebih menyakitkan.

she’s not literally tell a lie sih, tapi aku tau dengan sangat baik, kalau dia tidak menceritakan semuanya, dan justru mensensor bagian terpentingnya. dan aku mendapat bukti “kebohongannya” dengan mataku sendiri. kecewa.. kecewa banget.

mungkin kalau selama ini dia tidak mencitrakan diri sebagai orang yg selalu berusaha jujur, taat beragama, tidak mau menikmati yang bukan haknya, menjaga dari hal2 yg haram, aku tidak akan sekecewa ini.

maybe if she not pretend to looks like an angel, im not disappointed when knowing she can not fly because she dont have wings.

atau mungkin justru aku yg salah.. aku yg selama ini lupa bahwa dia juga manusia, dengan segala kebutuhan dan kekurangannya..

😦

Advertisements

emotional feelings…

klo marah, itu bisa karena ada orang lain yg berbuat salah

klo sebel, itu bisa karena emang ada orang yg sepertinya ditugaskan ke bumi untuk jadi menyebalkan

klo bete, itu bisa karena pulpenmu ada yg pinjam tanpa bilang dan tanpa dikembalikan ke tempatnya

klo sedih, itu bisa karena kamu berbuat salah di hal yang sudah sangat kamu hati – hati sekali (ini bener gak sih bahasanya?)

klo kecewa, itu bisa karena naik gaji lebih kecil dari yg dijanjikan

klo kesel, itu bisa karena harus ngejelasin hal yg sama ke orang sama, berkali2, tapi orangnya gak ngerti2

tapi..

klo bahagia, itu harusnya (atau sebaiknya) bisa tanpa syarat

klo bahagia, itu harusnya (atau sebaiknya) bukan karena orang lain

tapi karena kita sendiri yg menentukan dan kita sendiri yg memilih untuk bahagia

every single day, every single minute, and no matter what

🙂